Goodnight, goodnight, My little angel Goodnight, goodnight My little ones Spread your wings and fly away into your dreams
When you were slept i’m on your side When your awake i’ll be there still Close your eyes for the smile on your faces..
reff: Don’t be scare, cause i’ll be there to hold you tight You’re the king, you’re the queen, you’re the saint of my life.. When your awake it’s trembling down don’t you cry cause there’s nothing, nothing then will keep us a part
aaahhaa aahhaaa...
Sing with me my little darling.. Sing a long to this lullaby.. Big there mouth kiss the stars so goodnight...
Malam ini hujan turun lagi Bersama kenangan yang ungkit luka di hati Luka yang harusnya dapat terobati Yng ku harap tiada pernah terjadi
Ku ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan Hal yang biasa buat aku, hidup di jalanan Disaat ku belum mengerti, arti sebuah perceraian Yang hancurkan semua hal indah, yang dulu pernah aku miliki
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan
Mungkin sejenak dapat aku lupakan Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam Atau menggoreskan kaca di lenganku Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan
Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai Hal yang tak pernah ku dapatkan, sejak aku hidup di jalanan
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan
hidup ajarkan aku tentang kematian .. sedih ajarkan kita tentang kebahagiaan .. Marah ajarkan tentang sebuah senyuman .. Benci ajarkan tentang Cinta .. Hati ajarkan tentang perasaan ..
cntailah seseorang dgn sederhana.. gunakan hatimu,, bukan fikiranmu.. ktulusan dr hati.. itulah cinta,, bukan ucapan yg mudah tuk di ungkan kan oleh bibir semata.. cintailah orang yang kau sukai.. tp jgn pRnah melukai nya.. cZ ksh syang yg ia btuh kan .. bukan sakit hati yg ia inginkan .. jgn Prnha siakan cinta yg telah ada di depan mata..
Ya Allah,, muliakan klah istirahat nya... dikeheningan malam Mu.. Slimutilah tidur nya dgn rahmat Mu.. Bangunkan ia saat Tahajjud Mu tiba.. ingat kan dia saAt subuh Mu b'kumandang... istiQomah kan ia di jalan terang Mu.. srta berkahi lah amalan2 yg ia lakukan untuk Mu esok hari...
Jagalah saudara srta sahabat2 Q dikala penjagaan Q tak smpai padanya... kuat kan lah ia dlm cobaan mu dikala kekuatan Q tak mampu membantunya.. Temani lah ia di kala kehadiran Q tak bisa ada utk nya.. Dan muliakan ia kala penghargaan Q tak terangkum dlm kata yg bersahaja..
karena sesungguhnya Engkaulah yg punya segalanyaa yg tak Q punya... dan karna ku inginkan ai slalu jd sahabat Q di dunia dan akhirat,, n Q mengharap bertemu dgn nya di surga nanti...
tdrlah tmanQ tersyang.. lelaplah sblum pagi mengusik mimpimu.. sandarkan sejenak derita dunia pada malam.. raih damai dalam senyap NYa.. hibur imaji mu dalam MimpiNYa.. krna malam adalah anugerah NYa..
Konon pada jaman dahulu, di Jepang ada semacam kebiasaan untuk membuang orang lanjut usia ke hutan. Mereka yang sudah lemah tak berdaya dibawa ke tengah hutan yang lebat, dan selanjutnya tidak diketahui lagi nasibnya.
Alkisah ada seorang anak yang membawa orang tuanya (seorang wanita tua) ke hutan untuk dibuang. Ibu ini sudah sangat tua, dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Si anak laki-laki ini menggendong ibu ini sampai ke tengah hutan. Selama dalam perjalanan, si ibu mematahkan ranting-ranting kecil. Setelah sampai di tengah hutan, si anak menurunkan ibu ini. "Bu, kita sudah sampai",kata si anak. Ada perasaan sedih di hati si anak. Entah kenapa dia tega melakukannya.
Si ibu , dengan tatapan penuh kasih berkata:"Nak, Ibu sangat mengasihi dan mencintaimu. Sejak kamu kecil, Ibu memberikan semua kasih sayang dan cinta yang ibu miliki dengan tulus. Dan sampai detik ini pun kasih sayang dan cinta itu tidak berkurang.
Nak, Ibu tidak ingin kamu nanti pulang tersesat dan mendapat celaka di jalan. Makanya ibu tadi mematahkan ranting-ranting pohon, agar bisa kamu jadikan petunjuk jalan".
Demi mendengar kata-kata ibunya tadi, hancurlah hati si anak. Dia peluk ibunya erat-erat sambil menangis. Dia membawa kembali ibunya pulang, dan ,merawatnya dengan baik sampai ibunya meninggal dunia.
Mungkin cerita diatas hanya dongeng. Tapi di jaman sekarang, tak sedikit kita jumpai kejadian yang mirip cerita diatas. Banyak manula yang terabaikan, entah karena anak-anaknya sibuk bisnis dll. Orang tua terpinggirkan, dan hidup kesepian hingga ajal tiba. kadang hanya dimasukkan panti jompo, dan ditengok jkalau ada waktu saja.
Kiranya cerita diatas bisa membuka mata hati kita, untuk bisa mencintai orang tua dan manula. Mereka justru butuh perhatian lebih dari kita, disaat mereka menunggu waktu dipanggil Tuhan yang maha kuasa. Ingatlah perjuangan mereka pada waktu mereka muda, membesarkan kita dengan penuh kasih sayang, membekali kita hingga menjadi seperti sekarang ini.